Israel kembali melancarkan serangan udara yang memicu kecaman dunia internasional. Kali ini, targetnya adalah Bandara Internasional Sanaa, Yaman. Serangan tersebut menghantam area bandara yang disebut-sebut sedang bersiap memberangkatkan jemaah haji ke Tanah Suci.

Menurut laporan media lokal dan sejumlah saksi mata, rudal-rudal menghantam fasilitas bandara pada saat sejumlah calon jemaah haji tengah bersiap menaiki pesawat. Beberapa sumber menyebut, pesawat yang menjadi target merupakan bagian dari misi kemanusiaan yang hendak membawa jemaah haji dari Yaman menuju Arab Saudi.

Pemerintah Houthi yang menguasai wilayah Sanaa mengecam keras serangan ini dan menyebutnya sebagai pelanggaran berat terhadap hukum internasional. Mereka menuduh Israel dengan sengaja menargetkan warga sipil dan fasilitas kemanusiaan, termasuk jemaah haji yang tidak bersenjata.

Kementerian Luar Negeri Yaman menyampaikan bahwa serangan tersebut tidak hanya menghambat keberangkatan jemaah haji, tetapi juga menciptakan ketegangan baru di kawasan. Beberapa calon jemaah mengalami luka-luka akibat kepanikan dan puing bangunan yang berjatuhan.

Israel belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait motif di balik serangan tersebut. Namun, analis internasional menduga serangan itu terkait dengan meningkatnya tensi konflik antara Israel dan kelompok-kelompok bersenjata yang beroperasi di Yaman.

Organisasi HAM internasional mendesak dilakukan investigasi independen atas serangan ini. Mereka menekankan bahwa menyerang fasilitas sipil, apalagi yang terkait kegiatan keagamaan, bisa dikategorikan sebagai kejahatan perang.

Sementara itu, nasib ratusan jemaah haji asal Yaman masih belum jelas. Pemerintah setempat berupaya mencari jalur alternatif medusa88  agar mereka tetap bisa menunaikan ibadah haji tahun ini.

By admin